6 Makanan Pembangkit Mood
21.08
Diposting oleh Melany Christy
Dalam sejumlah penelitian disebutkan mengenai makanan yang bisa mengembalikan mood baik Anda. Makanan ini menyebabkan metabolisme tubuh bekerja dengan baik, dan menghantarkan zat kimia yang dibutuhkan otak agar kita bisa merasa rileks dan memiliki energi yang cukup untuk menjalani hari-hari. Apa saja makanan yang dimaksud?
1. Sereal atau gandum
Sereal memang seringkali dijadikan makanan untuk menu sarapan kita. Ada sebabnya, lho. Gandum mengandung selenium yang menstimulasi kelenjar tiroid yang ada di leher, yang merupakan organ pengatur mood atau perasaan kita. Gandum juga mengandung serat yang baik dan menghambat penyerapan gula, sehingga menjaga kadar gula darah Anda.
Selain gandum, ada kacang merah, beras merah, kacang kedelai, dan kacang Brazil, yang juga memiliki fungsi yang sama.
2. Kacang kedelai atau kacang-kacangan
Sejumlah penelitian membuktikan bahwa rendahnya asupan folat dalam tubuh bisa memicu rasa depresi dan tidak tenang. Oleh karena itu cari sumber makanan yang memiliki folat. Contohnya, sereal, kacang polong hitam, kedelai, sawi, brokoli, biji bunga matahari, dan jeruk.
3. Ikan salmon liar
Ikan slamon bahkan yang kalengan sekalipun memiliki vitamin yang baik, yakni B12, yang oleh para ilmuwan dipercaya bisa memproduksi serotonin. Makanan lainnya yang mengandung serotonin adalah kerang, kepiting, kacang gandum, keju, yogurt, dan telur.
4. Yogurt
Vitamin D yang ada dalam yogurt bisa mencegah keropos tulang, penyakit jantung, kanker, diabetes, dan depresi. Sumber makanan lainnya adalah minyak hati ikan kod, ikan-ikanan seperti salmon, tuna, lobster dan udang, tahu, susu kedelai, dan jamur.
5. Kacang almond
Ingin makanan yang bisa mencegah fungsi hati, mencegah pikun, dan mencegah kanker? Cari makanan yang memiliki kandungan omega-3. Kacang almond bisa dijadikan camilan, atau ditaburkan di atas salad buatan Anda.
6. Dark chocolate
Apa yang terkandung di dalamnya? Vitamin A, yang bisa melepaskan hormon endorphin dalam tubuh kita, dan meningkatkan hormon serotonin yang membuat tubuh lebih nyaman dan tenang.
Kita Tetap Butuh Karbohidrat
08.22
Diposting oleh Melany Christy
Sebagian besar penyakit yang menjangkiti orang dewasa dipengaruhi oleh pola makan dan asupan gizi yang tidak seimbang. Padahal makan dengan asupan gizi seimbang dan disiplin dengan pola makan yang tepat, penyakit seperti jantung koroner, diabetes, dan penyakit lainnya bisa dihindari.
Dalam talkshow "100% Nutrisi untuk Buah Hati" yang diadakan oleh Mead Johnson di Jakarta, Rabtu (3/2/2010) lalu, dr Fiastuti Witjaksono MS SpGK, spesialis gizi klinik, menjelaskan bahwa komposisi makanan seimbang bagi orang dewasa dalam sehari adalah 50-60 persen karbohidrat, 15-20 persen protein, dan lemak tak lebih dari 30 persen.
Menurut dr Fiastuti, orang dewasa bisa mengatur dan menyeimbangkan asupan gizi yang harus dikonsumsi setiap harinya, seperti:
1. Karbohidrat
Dengan porsi yang disebutkan tadi, Anda tak harus selalu mengonsumsi nasi. Karbohidrat bisa didapatkan dari roti atau kentang. Mindset yang perlu diubah juga adalah, saat makan tak harus mengonsumsi nasi. Jika sudah makan nasi saat sarapan, menu makan siang bisa diganti dengan roti atau kentang, begitu pun saat makan malam.
2. Protein
Protein nabati atau hewani, tinggal pilih. Cukup konsumsi salah satunya, asal dalam sehari Anda sudah mendapatkan asupan protein entah dari telur, ikan, tempe, atau yang lain. Sarapan cukup dengan protein tanpa tambahan karbo pun tak masalah. Porsi lengkap saat makan siang juga baik asalkan tak berlebihan takarannya.
3. Sayuran
Sayuran harus ada dalam menu keseharian. Kombinasikan dengan asupan lainnya sesuai selera. Karena selain karbohidrat, protein, dan lemak, tubuh Anda juga butuh asupan vitamin A, D, E, K, B, C, Ca. Sebagian besar dari vitamin ini bisa didapatkan dari sayuran seperti wortel, brokoli, kacang-kacangan, dan lainnya.
4. Buah
Konsumsi buah penting sebagai asupan vitamin, maupun sebagai program penurunan ataupun penambahan berat badan. Makanlah buah saat jeda makan, misalkan pagi sebelum makan siang, atau pukul 15.00 saat perut mulai keroncongan. Bagi yang ingin menambah berat badan, makanlah buah dengan tambahan mayones. Sebaliknya bagi yang kegemukan, cukup konsumsi buah segar atau jus segar yang tidak disimpan terlalu lama.
7 Snack Sehat yang Wajib Dikonsumsi
02.50
Diposting oleh Melany Christy
Aktivitas di kantor yang padat terkadang membuat Anda kesulitan untuk mencari makanan yang memenuhi standar gizi. Padahal setidaknya ada 7 jenis zat gizi mikro yang seharusnya menjadi asupan kita sehari-hari. Memang akan sedikit sulit mengingat-ingat jenis zat gizi ini, karena itu akan lebih mudah jika Anda mengenali snack yang mengandung vitamin dan mineral yang dibutuhkan ini.
1. Kalsium
Ingin gigi tetap kuat dan tulang tidak rapuh? Anda bisa mengonsumsi yogurt tawar, keju rendah lemak, dan setangkup kacang almond. Agar tidak bosan, campurkan yogurt dalam menu jus Anda, atau keju pada salad Anda, dan kacang almond ke dalam cokelat.
2. Potassium
Butuh cadangan energi dengan cepat? Anda bisa mendapatkannya pada buah melon oranye, jeruk, dan pisang. Makanlah sebagai buah segar, atau campurkan sebagai salad buah.
3. Magnesium
Magnesium menjaga tulang tetap padat dan kuat. Mineral ini bisa didapat dari biji gandum dan biji labu. Jika Anda suka minum susu, campurkan susu dengan biji gandum atau oatmeal. Bahkan jika Anda suka ngemil kuaci, Anda bisa menggantikan dengan kuaci dari biji labu untuk pilihan yang lebih sehat.
4. Serat
Sering sembelit? Pasti karena Anda kekurangan serat. Serat bisa diperoleh dari buah-buahan atau sayuran apa saja. Sayur atau buah yang crunchy seperti apel dan timun juga bisa menggantikan gorengan yang biasa Anda makan sore hari.
5. Vitamin A
Semua tentu tahu bahwa vitamin A bagus untuk mata. Vitamin A biasanya terdapat pada makanan yang berwarna cerah, seperti wortel, tomat, atau mangga.
6. Vitamin C
Kurang vitamin C kulit bisa kusam dan kering. Jeruk, strawberry, buah kiwi, bahkan pisang (pisang mengandung vitamin C, lho!) bisa jadi kudapan sehat. Kandungan vitamin C pada buah kiwi bahkan melebihi buah jeruk. Satu buah kiwi dalam sehari telah mencukupi kebutuhan vitamin C orang dewasa. Selain itu kiwi juga mengandung folat yang tinggi.
7. Vitamin E
Nah, ini rahasia kulit yang lembap dan mulus. Beberapa jenis makanan yang mengandung vitamin E antara lain kacang-kacangan (kacang tanah, almond, selai kacang), buah kiwi, mangga, alpukat, brokoli, dan bayam.
Berhenti Fitnes Bisa Bikin Lebih Gemuk?
02.40
Diposting oleh Melany Christy
Nutrisi, kesehatan, dan diet adalah topik hangat belakangan ini. Beragam tips dan nasihat tentang kesehatan bisa dengan mudahnya didapat. Namun nyatanya, tak semua yang Anda dengar itu benar. Cek dulu tips dan saran seputar diet dan kebugaran berikut.
Kalau berlatih fitnes, lalu berhenti, akan jadi 2 kali lebih gemuk?
Tidak. Otot dan lemak merupakan dua substansi yang berbeda. Namun, sering kali terjadi, ketika seseorang yang sangat berotot ketika ia berhenti berlatih, jadi banyak makan. Saat seseorang yang biasa melatih otot-ototnya berhenti berolahraga, ototnya akan mengecil sementara sel lemaknya meningkat. Awalnya, hal ini tidak akan berdampak banyak pada angka timbangan karena peningkatan lemak menggantikan massa otot yang mengecil. Namun, di akhirannya, ketika jumlah asupan tidak dikurangi, sementara tetap tidak berolahraga, maka angka di timbangan pun akan meningkat dan muncullah gumpalan-gumpalan lemak. Untuk memastikan hal ini tidak terjadi pada Anda, coba atur konsumsi Anda, seimbangkan antara otot dan lemak, tetaplah berolahraga.
Apakah diet yo-yo bisa merusak metabolisme?
Tak berpengaruh, sesering apa Anda menambah atau mengurangi bobot tubuh, metabolisme Anda tak akan terpengaruh. Namun, ketika bobot tubuh Anda bertambah, biasanya yang bertambah adalah lemak, bukan otot. Hal ini pada akhirnya akan berpengaruh pada metabolisme Anda, karena dari tiap kilo yang bertambah, otot akan membakar kalori, bukan lemak.
Untuk menjaga massa otot, disarankan untuk mengonsumsi protein daging. Namun untuk banyaknya, bisa dihitung dari berat tubuh. Caranya, dari bobot tubuh Anda dalam pon, pangkas 50 persen lalu konversikan dalam gram, sebanyak itulah bobot daging yang aman untuk Anda konsumsi. Misal, untuk orang yang beratnya 150 pon (sekitar 68 kg), bisa mengonsumsi daging sebanyak 75 gram. Selain menghitung asupan, jangan lupa untuk terus melatih kekuatan tubuh setidaknya 2-3 kali per minggu.
Apakah kopi bisa membuat dehidrasi?
Selama ini kita selalu diberi pengetahuan bahwa kopi bisa membuat tubuh kekurangan cairan. Namun, menurut Lawrence Armstrong, profesor di University of Connecticut, hal ini tidak benar. Dalam sebuah artikel komprehensif, Armstrong menemukan bahwa secara statistik, kopi tidak membuat dehidrasi. Malah, mereka yang meminum kopi secara reguler (1-4 cangkir per hari) lebih toleran terhadap efek ringan diuretik (membuang air kecil) ketimbang mereka yang jarang meminum kopi.
Apakah madu lebih baik ketimbang gula?
Tampaknya, semua pemanis akan memiliki dampak pada gigi, lingkar pinggang, dan kontrol gula darah. Namun, yang membuat madu lebih baik adalah karena madu merupakan agen antimikrobial yang baik, dan banyak studi mengatakan bahwa madu bisa menyembuhkan luka lebih cepat.
Berolahraga bisa bikin berat badan bertambah?
Nasihat salah ini sedikit banyak terinspirasi dari studi yang dilangsungkan oleh Dr Timothy Church pada tahun 2009. Kala itu, ia melansir hasil studi yang meneliti wanita postmenopause. Ditemukan, pada wanita yang rajin berolahraga tidak banyak kehilangan berat badan.
Para peneliti merangkum bahwa ini terjadi karena efek stimulasi dari latihan olahraga pada nafsu makan. Sebab, makin banyak kalori yang terbakar, makin banyak seseorang ingin makan. Jalan keluarnya adalah memperhatikan asupan makanan Anda. Secara saksama, perhatikan asupan Anda, namun jangan tinggalkan olahraga Anda. Olahraga bisa membantu membakar kalori, secara natural akan mengencangkan tubuh, dan memberi Anda mind set positif tentang asupan dan lebih cerdas memilah asupan yang masuk ke dalam tubuh.
Wanita Butuh Tidur Lebih Lama daripada Pria
01.50
Diposting oleh Melany Christy
Siapa yang butuh tidur lebih lama, pria atau wanita? Mengapa suami tampak lebih kuat menahan kantuk daripada Anda, meskipun ia harus menyupir semalam suntuk, dan paginya harus langsung ke kantor?Logikanya, pria tentu juga mengalami kelelahan yang sama dengan Anda. Menurut Profesor Jim Horne, direktur Sleep Research Centre di Longborough University, "Pria yang memiliki pekerjaan yang kompleks, dimana ia harus banyak melakukan pengambilan keputusan, juga butuh tidur lebih lama daripada rata-rata pria. Namun, tidak sebanyak yang dibutuhkan wanita."
Wanita, lanjut Horne, cenderung butuh tidur 20 menit lebih lama daripada pria. Meskipun demikian, lamanya waktu tidur berbeda-beda pada tiap orang, tergantung pada gaya hidupnya.
Salah satu fungsi utama tidur adalah memberi waktu bagi otak untuk memulihkan dan memperbaiki diri. Selama tidur, korteks (bagian dari otak yang antara lain mengatur pikiran, memori, dan bahasa) melepaskan diri dari panca indera dan memasuki moda pemulihan. Semakin banyak Anda menggunakan otak sepanjang hari, ia semakin membutuhkan pemulihan, dan dengan sendirinya, semakin banyak Anda membutuhkan tidur.
"Wanita kan cenderung untuk ber-multitasking; mereka melakukan banyak hal dalam sekali waktu, dan sangat fleksibel, sehingga menggunakan otak mereka lebih sering daripada pria. Karena itulah, kebutuhan tidur mereka lebih besar," tegas Horne.
Rata-rata orang dewasa membutuhkan tidur selama 6-8 jam setiap malam. Namun, menurut Horne, orang biasanya akan mengatakan mereka hanya tidur 5 jam tiap malam. "Tetapi kalau Anda menanyai mereka lebih lanjut, ternyata mereka terlelap barang sejam di siang hari, jadi (total) mereka tidur sekitar 6 jam," paparnya.
Penelitian baru ini menjelaskan mengapa otak wanita cenderung lebih lambat menua daripada otak pria. Penyebabnya adalah, otak wanita cenderung mendapat lebih banyak waktu untuk rileks dan memulihkan diri.
Ketika Berat Badan Kembali Naik
23.05
Diposting oleh Melany Christy
Lupakan dulu soal risiko kesehatan yang mengancam, bila Anda menurunkan berat badan terlalu cepat. Para pakar weight-loss mengatakan bahwa masalah terbesar pada acara The Biggest Loser (TBL) adalah bahwa metode ekstrem dalam menurunkan berat badan tidak akan bermanfaat dalam waktu lama. Beberapa mantan kontestan acara ini (bahkan pemenangnya) ternyata telah mendapatkan kembali berat tubuhnya yang lama.Hal ini ternyata tidak membuat heran Dr Robert Kushner, direktur klinis di Northwestern University Comprehensive Center on Obesity.
"Saat sudah di rumah, mereka tidak lagi bekerja dengan trainer setiap hari. Mereka tidak lagi tampil di acara TV setiap hari, dan mereka kembali ke kehidupan nyata," katanya. "Sulit sekali untuk mempertahankan (gaya hidup sehat)."
Ambil contoh kasus yang dihadapi Eric Chopin (36), pemenang TBL season 3. Saat mengikuti acara tersebut pada tahun 2006, berat Eric 184,6 kg. Pada final acara, terlihat Eric telah kehilangan berat badan sebanyak 97 kg. Namun setelah acara berlalu, dan sudahtidak didampingi trainer, berat badan pemilik toko makanan dari West Islip, New York, ini perlahan mulai naik lagi.
"Tadinya saya merasa begitu bangga dengan pencapaian saya," ujar Eric, yang kemudian tampil dalam acara Confessions of a Reality Show Loser yang ditayangkan Discovery Health. "Tetapi sekarang saya merasa mengecewakan banyak orang, karena telah menimbun berat badan kembali."
Eric mengaku, sebenarnya ia bukannya kembali menerapkan pola makan yang tidak sehat, atau makan berlebihan. Namun, ia mulai menunda-nunda kemauan berlatih, dan kehilangan dorongan untuk itu. "Rasanya dulu saya tahu bagaimana menurunkan berat badan lebih baik daripada orang lain. Saya merasa kehilangan tujuan. Itulah yang menyebabkan berat saya naik lagi," ujar Eric, yang beratnya pada awal Januari lalu sudah 166,9 kg, hampir sama dengan ketika mengawali TBL.
Para peneliti sendiri tidak yakin apakah siklus berat badan yang turun lalu naik lagi lebih berbahaya daripada tetap dalam kondisi kelebihan berat badan. Namun beban psikologis karena gagal menjaga berat badan ideal ini bisa sangat menyedihkan, demikian menurut Kushner. Orang sering merasa begitu gagal, dan menjadi tak berdaya mengenai kesehatan mereka.
Anda yang sedang mencari cara yang aman untuk menghilangkan berat badan atau menjadi lebih sehat secara permanen, seharusnya membuat perubahan kecil. Secara perlahan, tingkatkan latihan Anda, atau ubah pola makan Anda menjadi lebih sehat. Dalam dunia nyata, perubahan yang lambat namun tetap, akan memenangkan lomba yang sesungguhnya.
"Kami tidak sedang mencari perubahan ekstrem dalam gaya hidup seseorang," ujar Kushner. "Kami mencari perubahan yang akan bertahan dalam jangka panjang."
Kedutan, Tanda Mau Dapat Duit?
18.06
Diposting oleh Melany Christy
Kita tentu pernah merasakan mata berkedut-kedut. Jika sudah begitu, maka teman Anda pasti akan mengatakan, "Sebelah mana yang kedutan? Kalau kiri, tandanya mau nangis. Kalau kanan, mau dapat duit!"Anda tentu tahu bahwa hal tersebut hanyalah mitos. Namun, siapa sih yang bisa nolak kalau memang akan ada orang yang memberi Anda uang?
Salah satu penyebab mata kedutan adalah tubuh yang kelelahan. Pemicu lainnya? Temukan jawaban dan solusinya di sini.
Praktisi kesehatan tidur
Dr Andreas Prasadja, RPSGT, sleep physician di Sleep Disorder Clinics RS Mitra Kemayoran, Jakarta.
"Hemificial spasm" atau HFS. Gangguan yang sifatnya sementara karena kurang istirahat. Namun ada juga yang lebih parah, menjalar dari mata hingga otot sekitar bibir. Ini terjadi karena iritasi pada saraf kranial ke-7 di wajah oleh pembuluh darah arteri serebri anterior atau karena gangguan lain.
Anjuran
Persiapkan waktu tidur dengan baik dan tidur teratur. Selain itu, istirahatkan mata setelah lama menatap komputer. Caranya: lihat ke depan sejauh mata memandang, lalu pejamkan mata. Setelah itu, kompres dengan air dingin untuk mengurangi peradangan. Jika perlu, maka berkonsultasilah ke spesialis saraf.
Spesialis mata
dr Donny Istiantoro, SpM, spesialis mata di Jakarta Eye Center.
Gangguan saraf motorik ke-7 atau karena kita merasa terlalu lelah. Gangguan ini bisa dibayangkan sama seperti aliran listrik yang kadang-kadang mengalami gangguan kecil. Jadi, sebenarnya tidak perlu ditanggapi terlalu serius sebab kedutan biasanya akan sembuh sendiri.
Anjuran
Untuk gangguan kedutan yang ringan, itu bisa diatasi dengan mengonsumsi multivitamin penambah darah atau vitamin E. Untuk gangguan yang lebih parah dan sampai mengganggu kualitas hidup, kita bisa melakukan suntik Botox yang harus dilakukan ahlinya atau harus diperiksa oleh ahli bedah mata.
Naturopati
Riani Susanto, ND, CT, ahli naturopati di Jakarta.
"Dystonia" atau "Blepharospasm". Dystonia adalah gerakan saraf yang membuat otot berkontraksi kedutan. Penyebabnya: keturunan, trauma fisik, dan infeksi. Blepharospasm adalah kontraksi otot tak terkontrol yang menyebabkan kontraksi sekitar mata. Penyebabnya, stres dan kelelahan.
Anjuran
Hindari stres dengan bersyukur agar beban pikiran berkurang. Pakai kaca mata hitam untuk menghindari cahaya bisa membantu merilekskan daerah mata berkedut. Namun, jika sudah mengalami kedutan permanen, maka bisa dilakukan suntik Botox untuk melokalisasi dan membuat lumpuh area kedutan.
Tomat Juga Bisa untuk Diet
17.40
Diposting oleh Melany Christy
Selain digunakan sebagai penyedap dalam berbagai hidangan atau diminum sebagai jus, rasanya jarang sekali orang menjadikan tomat sebagai kudapan segar. Padahal, penelitian terbaru membuktikan bahwa sering makan tomat bisa membantu kita menurunkan berat badan. Bagaimana bisa?Buah tomat kaya akan kandungan lycopene, suatu senyawa yang diyakini para ilmuwan mampu membantu memberikan rasa kenyang dengan menurunkan hormon nafsu makan.
Penemuan ini diperoleh para peneliti dari University of Reading setelah menguji roti yang diperkaya dengan tomat terhadap 17 orang berusia 18-35 tahun. Diketahui saat itu bahwa dibandingkan roti biasa, dan roti yang diperkaya dengan wortel, roti tomat terasa paling mengenyangkan.
"Ini memang studi kecil-kecilan, dan kami belum dapat mengatakan apa bahan dasar tomat yang penting, namun hasilnya secara statistik memang signifikan," ujar Dr Julie Lovegrove, spesialis di bidang metabolisme nutrisi yang memimpin proyek penelitian tersebut.
Menurut harian The Telegraph, lycopene adalah bahan yang memberi warna merah pada tomat, dan merupakan komponen kunci pada pola diet Mediterrania. Diet Mediterrania selama ini dipercaya mampu menurunkan risiko penyakit jantung, diabetes, demensia, dan beberapa jenis kanker.
Penelitian ini tentu menarik untuk lebih dikembangkan lagi. Tak ada salahnya juga bila Anda mulai mencobanya sekarang. Bila mengudap buah tomat segar terasa membosankan, cobalah makan bersama protein seperti tahu dan tempe goreng. Atau, buatlah menu tomat panggang dengan keju di atasnya.
