Konfigurasi Elektron
03.14
Diposting oleh Melany Christy
Dalam setiap atom telah tersedia orbital-orbital, akan tetapi belum tentu semua orbital ini terisi penuh. Bagaimanakah pengisian elektron dalam orbital-orbital tersebut ?
Pengisian elektron dalam orbital-orbital memenuhi beberapa peraturan. antara lain:
1. Prinsip Aufbau : elektron-elektron mulai mengisi orbital dengan tingkat energi terendah dan seterusnya.
Orbital yang memenuhi tingkat energi yang paling rendah adalah 1s dilanjutkan dengan 2s, 2p, 3s, 3p, dan seterusnya dan untuk mempermudah dibuat diagram sebagai berikut:
Contoh pengisian elektron-elektron dalam orbital beberapa unsur:
Atom H : mempunyai 1 elektron, konfigurasinya 1s1
Atom C : mempunyai 6 elektron, konfigurasinya 1s2 2s2 2p2
Atom K : mempunyai 19 elektron, konfigurasinya 1s2 2s2 2p6 3S2 3p6 4s1
2. Prinsip Pauli : tidak mungkin di dalam atom terdapat 2 elektron dengan keempat bilangan kuantum yang sama.
Hal ini berarti, bila ada dua elektron yang mempunyai bilangan kuantum utama, azimuth dan magnetik yang sama, maka bilangan kuantum spinnya harus berlawanan.
3. Prinsip Hund : cara pengisian elektron dalam orbital pada suatu sub kulit ialah bahwa elektron-elektron tidak membentuk pasangan elektron sebelum masing-masing orbital terisi dengan sebuah elektron.
Contoh:
- Atom C dengan nomor atom 6, berarti memiliki 6 elektron dan cara Pengisian orbitalnya adalah:
Berdasarkan prinsip Hund, maka 1 elektron dari lintasan 2s akan berpindah ke lintasan 2pz, sehingga sekarang ada 4 elektron yang tidak berpasangan. Oleh karena itu agar semua orbitalnya penuh, maka atom karbon berikatan dengan unsur yang dapat memberikan 4 elektron. Sehingga di alam terdapat senyawa CH4 atau CCl4, tetapi tidak terdapat senyawa CCl3 atau CCl5.
Other Article
- Beberapa Hidrokarbon Lain
- Alkuna
- Alkena
- Tata Nama Alkana
- Isomer Alkana
- Alkana
- Klasifikasi Hidrokarbon
- Kekhasan Atom Karbon
- Hidrokarbon Termasuk Senyawa Karbon
- Bentuk Molekul
- Ikatan Logam, Ikatan Hidrogen Dan Ikatan Van Der Walls
- Ikatan Kovalen Koordinasi = Semipolar
- Ikatan Kovalen = Homopolar
- Ikatan Ion = Elektrovalen = Heteropolar
- Sistem Periodik Unsur-Unsur
- Bilangan-Bilangan Kuantum
- Model Atom
- Struktur Atom
- Hukum Faraday
- Elektrolisis
- Korosi
- Potensial Elektroda
- Sel Volta
- Elektrokimia
- PERKEMBANGAN TRADISI HINDU-BUDHA DI INDONESIA
- Perkembangan Ekonomi Dan Demografi Di Indonesia Pada Masa Kolonial
- Pengaruh Penyebaran Budaya Hindu-Buddha di Indonesia
- Unsur-Unsur Transisi Dan Ion Kompleks
- Sifat Reaksi Dari Senyawa-Senyawa Krom Dan Mangan
- Sifat Fisika Dan Kimia
- Sifat Periodik
- Pengertian Unsur Transisi
- Sifat-Sifat Periodik, Fisika Dan Kimia
- Kesadahan
- Pembuatan Logam Unsur Alkali Tanah
- Kelarutan Unsur Alkali Tanah
- Sifat Fisika Dan Kimia Unsur Alkali Tanah
- Sifat Golongan Unsur Alkali Tanah
- Pembuatan Logam Alkali
- Sifat Fisika Dan Kimia
- Sifat Golongan Unsur Alkali
- Hidrogen, Klor, Brom Dan Iodium
- Sifat Fisika Dan Sifat Kimia Unsur Halogen
- Sifat-Sifat Halogen
- Unsur-Unsur Gas Mulia
- Membuat foto tampak menarik dengan laser
- Cara membuat buah dengan wajah anda
- Menciptakan Avatar Movie Wallpaper
- Pengolahan rambut profesional di Photoshop
- Unsur-Unsur Transisi Dan Ion Kompleks
- Sifat Reaksi Dari Senyawa-Senyawa Krom Dan Mangan
- Sifat Fisika Dan Kimia
- Sifat Periodik
- Pengertian Unsur Transisi
- Sifat-Sifat Periodik, Fisika Dan Kimia
- Kesadahan
- Pembuatan Logam Unsur Alkali Tanah
- Kelarutan Unsur Alkali Tanah
- Sifat Fisika Dan Kimia Unsur Alkali Tanah
- Sifat Golongan Unsur Alkali Tanah
- Pembuatan Logam Alkali
- Sifat Fisika Dan Kimia
- Sifat Golongan Unsur Alkali
- Hidrogen, Klor, Brom Dan Iodium
- Sifat Fisika Dan Sifat Kimia Unsur Halogen
- Sifat-Sifat Halogen
- Unsur-Unsur Gas Mulia
- Beberapa Hidrokarbon Lain
- Alkuna
- Alkena
- Tata Nama Alkana
- Isomer Alkana
- Alkana
- Klasifikasi Hidrokarbon
Posting Komentar