Sitoskeleton
00.38
Diposting oleh Melany Christy
1. Mikrofilamen atau filamen aktin
Mikrofilamen adalah rantai ganda protein yang saling bertaut dan tipis, terdiri dari protein yang disebut aktin. Mikrofilamen berdiameter antara 5-6 nm. Karena kecilnya sehingga pengamatannya harus menggunakan mikroskop elektron.
Mikrofilamen seperti mikrotubulus (pengertian mikrotubulus dibawah), tetapi lebih lembut. Terbentuk dari komponen utamanya yaitu protein aktin dan miosin (seperti pada otot). Mikrofilamen berperan dalam pergerakan sel k. dan peroksisom (Badan Mikro). Organel ini senantiasa berasosiasi dengan organel lain, dan banyak mengandung enzim oksidase dan katalase (banyak disimpan dalam sel-sel hati).
2. Mikrotubulus
Mikrotubulus berbentuk benang silindris, kaku, berfungsi untuk mempertahankan bentuk sel dan sebagai "rangka sel". Contoh organel ini antara lain benang-benang gelembung pembelahan. Selain itu mikrotubulus berguna dalam pembentukan sentriol, flagela dan silia.
Sentriol berbentuk silindris dan disusun oleh mikrotubulus yang sangat teratur. Pada saat membelah, sentriol akan membentuk benang-benang gelendong inti. Silia dan flagella merupakan tonjolan yang dapat bergerak bebas dan dijulurkan.
Pengertian lain, mikrotubulus adalah rantai protein yang berbentuk spiral. Spiral ini membentuk tabung berlubang. Mikrotubulus tersusun atas bola-bola molekul yang disebut tubulin. Diameter mikrotubulus kira-kira 25 nm. Mikrotubulus merupakan serabut penyusun sitoskeleton terbesar.
Mikrotubulus mempunyai fungsi mengarahkan gerakan komponen-komponen sel, mempertahankan bentuk sel, serta membantu pembelahan sel secara mitosis.
3. Filamen antara (Serabut antara)
Filamen antara adalah rantai molekul protein yang berbentuk untaian yang saling melilit. Filamen ini berdiameter 8-10 nm. Disebut serabut antara karena berukuran diantara ukuran mikrotubulus dan mikrofilamen. Serabut ini tersusun atas protein yang disebut fimetin. Akan tetapi, tidak semua sel tersusun atas fimetin, contohnya sel kulit tersusun oleh protein keratin.
Fungsi Sitoskeleton adalah sebagai berikut:
(1). Memberikan kekuatan mekanik pada sel
(2). Menjadi kerangka sel
(3). Membantu gerakan substansi dari satu bagian sel ke bagian yang alin.
Gbr. Struktur Mikrotubulus (Salah satu sitoskeleton)
Gbr. Bagian-bagian dari Mikrotubulus
Other Article
- Photosynthesis
- STRUKTUR MOLEKUL DNA
- Latihan Soal biologi Kelas XI SMA
- Susunan Kimiawi Sel
- Sitoplasma
- Sel Hewan & Sel Tumbuhan
- Sel Prokariotik & Eukariotik
- Retikulum Endoplasma
- Ribosom
- Badan Golgi
- Lisosom
- Mitokondria
- Badan Mikro
- Vakuola
- kumpulan Soal Biologi
- Soal biologi tentang sel
- Daftar cabang biologi
- Tata nama biologi
- Taksonomi
- Sentriol
- Dinding Sel
- Nukleus
- Sitoplasma
- Membran Sel
- Kandungan dan Penjelasan QS. Adz Dzariyat ayat 56
- Kandungan dan Penjelasan QS. Adz Dzariyat ayat 56
- PERKEMBANGAN TRADISI HINDU-BUDHA DI INDONESIA
- Perkembangan Ekonomi Dan Demografi Di Indonesia Pada Masa Kolonial
- Pengaruh Penyebaran Budaya Hindu-Buddha di Indonesia
- Proses perkembangan manusia purba di Indonesia.
- Kehidupan Awal Manusia di Kepulauan Indonesia
- jejak sejarah di dalam foklore, mitologi, legenda, upacara, dan lagu dari berbagai daerah di Indonesia
- Tradisi Masyarakat Sebelum Mengenal Tulisan
- jenis-jenis sejarah.
- SUMBER, BUKTI, FAKTA SEJARAH
- Lima tahap penelitian sejarah:
- Kegunaan Sejarah
- Periodisasi dan Kronologi Sejarah
- Sejarah Sebagai Peristiwa, Kisah, Ilmu dan Seni
- Konversi Satuan
- Satuan Besaran Fisis
- Besaran pokok dan turunan
- Penjumlahan Vektor
- Menentukan vektor resultan
- Perkalian Titik dan Perkalian Silang
- Mengenal besaran vektor dan skalar
- Perkalian vektor dan skalar menggunakan komponen vektor satuan
- STRUKTUR MOLEKUL DNA
- Latihan Soal biologi Kelas XI SMA
Posting Komentar